Kamis, 09 Desember 2010

Titik Untuk Kembali

hari ini saya dan teman2 akan naik gunung,
seperti biasa saya minta ibu untuk mendoakan
agar kami sampai ke puncak gunung dengan selamat,
dan ibu pun berkata
"berangkat lah nak, hati-hati di jalan,
ibu akan mendoakanmu selalu,
bawa lah bekal ini,jangan sampai kamu kelaparan disana,
dan ingat, ibu mengijinkan mu pergi mendaki selama 3 hari,
jangan terlalu lama, setelah mendaki langsung plang ke rumah"

saya pun menjawab
"iya bu, saya pasti pulang tepat waktu, tenang sajah"

lalu saya pun berangkat,
diperjalanan saya terngiang2 oleh perkataan ibu tadi,
saya bertanya pada diri sendiri,
"gum, tujuan kamu naik gunung apa?"

saya pun menjawab
"ya untuk sampai ke puncak gunung lah,apalagi"

saya pun bertanya kembali
"yakin?hanya untuk sampai ke puncak gunung sajah?"

untuk beberapa saat saya pun berpikir,
apa maksud pertanyaan itu,
lalu saya tanyakan kembali,
"iya, hanya itu,kalo menurut kamu sendiri?"

dengan santai saya pun menjawab
"tujuan akhir saya naik gunung bukan untuk sampai ke puncaknya,
namun untuk sampai kerumah kembali,
tidak mungkin selamnya saya berada di puncak gungung,
saya pasti pulang kerumah,
dan pendakian ini dianggap sukses
bila saya bisa sampai kerumah dengan selamat"

pikiran pun kacau,
ingin saya bantah prnyataan itu,
namun saya sendiri meyakini kalo itu benar,
ya memang benar,
buat apa sampai ke puncak gunung kalo
tidak bisa kembali pulang...


sejauh apapun kalian pergi ingatlah kalian akan kembali...
setinggi apapun kalian mendaki kalian akan pulang kembali...
selalu ingatlah kalian berasal dari mana,
dan yakinilah kalian akan kembali ke tempat kalian berasal..
jika kalian besar nanti..
selalu ingatlah kepada orang2 yang membesarkan kalian..

_xgumcht_

Tidak ada komentar:

Posting Komentar